Share It
Berita Unik & Terkini

Mengetahui Perbedaan Antara Threads dan Twitter, Mana yang Lebih Baik?
July 10, 2023

Mengetahui Perbedaan Antara Threads dan Twitter, Mana yang Lebih Baik?

Meta, perusahaan induk Instagram, WhatsApp, dan Facebook, resmi meluncurkan Threads, platform microblogging mirip Twitter. Sebagaimana Twitter, Threads merupakan layanan berbasis teks, di mana pengguna bisa melakukan percakapan tentang berbagai hal dengan video dan foto sebagai elemen pendukung.

Threads dan Twitter juga punya banyak kemiripan fitur. Kendati demikian, secara umum, Twitter lebih unggul lantaran lebih dulu berkembang sejak dirilis tahun 2006 lalu. Berdasarkan pengamatan dan pengalaman KompasTekno, setidaknya ada 12 perbedaan antara Twiter dan Threads. 

Perbedaan Threads dan Twitter

1. Cara akses

Perbedaan pertama adalah cara pengguna mengakses layanan. Pengguna Twitter bisa mengakses layanan Twitter dengan banyak cara. Misalnya, lewat situs twitter.com, aplikasi Twitter, serta aplikasi pihak ketiga macam TweetDeck, TweetCaster, Hootsuite, Owly, dan masih banyak lainnya. Sementara Threads hanya bisa diakses lewat aplikasi Threads yang ada di toko aplikasi Google Play Store di link ini dan Apple App Store.

2. Username

Di Twitter, pengguna bisa membuat akun baru dengan nama pengguna (username/handle) sesuai pilihannya, meski tergantung dengan ketersediaan. Username di Twitter diwakilkan dengan simbol "@", misalnya @kompascom. Berbeda dengan Twitter, pengguna Threads hanya bisa mengimpor akun yang sudah dibuat lewat aplikasi Instagram. Artinya, pengguna tidak bisa membuat username dan akun baru di aplikasi Threads.

Hal ini bisa terbilang wajar lantaran aplikasi ini hadir dengan slogan "Threads, an Instagram app" (Threads, aplikasi Instagram). Karena menggunakan akun Instagram, nama pengguna Threads juga otomatis mengikuti Instagram. Yang berbeda, username di Threads tidak menganut simbol "@", melainkan seperti nama domain, misalnya "janedoe.threads.net".

Nama itu muncul di halaman profil pengguna. Akan tetapi, pengguna hanya cukup memasukkan username tanpa "threads.net" ketika melakukan pencarian akun di kolom search.


Sumber foto: pexels.com

3. Dominasi warna

Salah satu perbedaan yang paling mencolok di antara Threads dan Twitter adalah dominasi warna yang digunakan pada aplikasi. Twitter sangat identik dengan warna biru. Sedangkan, Threads didominasi dengan warna hitam dan putih saja. Warna biru digunakan untuk ikon verified (centang biru) dan ketika menyebut (mention) akun lain.

4. Opsi timeline

Sekilas, linimasa (timeline) di Threads dan Twitter terlihat sama. Namun, sebenarnya ada sejumlah perbedaan. Salah satunya opsi melihat linimasa. Twitter menyediakan dua opsi timeline, yakni "For you" dan "Following". Timeline For You menampilkan seluruh twit dari pengguna yang diikuti (follow) dan twit "viral" dari akun lain yang tidak di-follow.

Sedangkan, timeline "Following" khusus menampilkan twit dari orang yang di-follow pengguna. Di Threads, pengguna hanya memiliki satu timeline yang isinya random, baik dari pengguna yang di-follow dan akun orang lain tidak di-follow. Cara kerja timeline Threads ini mirip seperti timeline "For You" di Twitter atau seperti tab "For You" di TikTok. 


5. Jumlah karakter

Di Twitter, pengguna yang tidak berlangganan Twitter Blue alias pengguna gratisan, memiliki limit 280 karakter untuk setiap satu twit. Pengguna bisa membuat utas (thread), yakni kumpulan beberapa twit dengan topik yang sama. Di Threads, pengguna mendapatkan limit hingga 500 karakter untuk setiap satu posting yang dibuat. Pengguna juga bisa membuat thread, sebutan untuk postingan di Threads, mirip twit di Twitter.

6. Media di postingan

Di aplikasi berlogo burung milik Elon Musk ini, pengguna tak hanya bisa memposting teks, namun juga termasuk foto, video, gif, polling, hingga lokasi. Di Twitter, pengguna juga bisa mengatur jadwal twit diunggah. Sementara Threads, untuk saat ini baru memungkinkan pengguna untuk memposting teks, video, dan gambar saja.

Persamaannya, postingan di Threads dan Twitter sudah sama-sama bisa diatur opsi "siapa yang bisa membalas". Keduanya punya opsi yang sama, yaitu "everyone can reply" (semua orang bisa membalas), "people you follow" (orang yang diikuti), dan "only people you mention" (hanya orang yang disebutkan).

7. Opsi edit

Twitter memiliki layanan Twitter Blue, sebuah langganan berbayar mulai Rp 120.000 per bulan. Dengan berlangganan, pengguna bisa mendapatkan fitur eksklusif seperti fitur edit twit. Sesuai namanya, fitur Edit Tweet memungkinkan pengguna untuk mengoreksi twit yang sudah diunggah. Aplikasi Threads bikinan Mark Zuckerberg ini belum punya fitur untuk mengedit postingan. 

8. Metrik views

Di Twitter, pengguna bisa memberikan like (suka), retweet, retweet quote, dan membagikan twit ke luar Twitter. Kini, postingan twit juga memiliki metrik "views" untuk melihat jumlah penayangan twit. Threads juga memiliki fitur like, report (mirip retweet), quote (mirip retweet quote), serta fitur berbagi lintas platform. Bedanya, Threads tidak memiliki fitur "views".


Sumber foto: pexels.com

9. Mengirim DM

Pengguna Twitter bisa mengirim pesan langsung lewat direct message (DM), baik ke orang yang di-follow atau tidak. Sementara Threads belum memiliki opsi DM untuk mengirim pesan secara privat.

10. Halaman profil

Di halaman profil Twitter, pengguna bisa melihat beragam informasi mulai dari gambar header, foto profil, nama, handle, bio, jumlah follower/following, twit, balasan (replies), media (foto/video yang diunggah), tanggal bergabung Twitter, hingga like (twit yang disukai).

Sementara di profil Threads, pengguna bisa melihat nama, username domain, bio, jumlah followers, postingan threads, serta replies saja. Pengguna juga bisa menemukan ikon Instagram. Bila diklik, pengguna akan dialihkan ke profil Instagram milik pengguna tersebut. 


11. Tab notifikasi

Di Twitter, pengguna bisa melihat semua aktivitas di Twitter lewat tab "Notification/notifikasi". Di sana, pengguna bisa melihat mention dari pengguna lain, orang yang mengikuti pengguna, balasan (replies) akun lain, hingga rekomendasi twit dan subscribe akun Twitter lain. Sementara di Threads, pengguna bisa melihat aktivitas di Threads lewat tab "Activity/aktivitas". Di dalamnya, pengguna bakal melihat notifikasi orang yang mengikuti serta replies/mention dari akun lain.

12. Data yang dikumpulkan

Salah satu kritikan yang muncul di awal peluncuran Threads adalah mengenai banyaknya data pengguna yang dihimpun. Berdasarkan informasi yang ditampilkan di laman unduh Threads di App Store, aplikasi ini mengumpulkan setidaknya 14 jenis data. Data tersebut adalah kesehatan, keuangan, informasi kontak, konten pengguna, riwayat pencarian, penggunaan data, diagnostik, pembelian, lokasi, kontak, riwayat peramban, identifiers, informasi sensitif, dan "data lain" yang tidak dirinci. Jumlah itu lebih sedikit dibanding Twitter yang hanya menghimpun 10 jenis data.

Data yang dikumpulkan Twitter dari pengguna adalah pembelian, informasi kontak, konten pengguna, riwayat peramban, penggunaan daya, lokasi, kontak, riwayat pencarian, identifiers, dan diagnostik. Melansir Mashable, hal ini tidak mengagetkan. Sebab, Threads menginduk Instagram, di mana aplikasi itu juga mengumpulkan cukup banyak data. Jenis data yang dihimpun Threads dan Instagram juga sama persis.