Share It
Berita Unik & Terkini

Mendekati Bumi, Komet E3 ZTF Apakah Bisa Dilihat dari Indonesia?
January 15, 2023

Mendekati Bumi, Komet E3 ZTF Apakah Bisa Dilihat dari Indonesia?

Komet C/2022 E3 (ZTF) akan melintas di dekat Bumi pada awal Februari ini. Komet C/2022 E3 (ZTF) adalah komet langka yang hanya dapat dilihat sekali seumur hidup. Disebut sekali seumur hidup lantaran rentang waktu kemunculan ZTF jauh melebihi rata-rata usia manusia hidup, yakni mencapai 50.000 tahun sekali. Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui unggahan Instagram menjelaskan, komet ini pertama kali diamati pada 10 Juli 2021. Nama ZTF sendiri merupakan singkatan dari Zwicky Transient Facility, sebuah fasilitas pengamatan astronomis di Observatorium Palomar, California, Amerika Serikat.

Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN Andi Pangerang mengungkapkan, lamanya komet C/2022 E3 atau ZTF melintas karena orbitnya yang berbentuk seperti hiperbola. Orbit hiperbola adalah orbit yang mempunyai nilai kelonjongan atau eksentrisitas lebih besar dari satu, sehingga membentuk kurva terbuka di kedua titik fokusnya. Dia menerangkan, komet C/2022 E3 sebenarnya sudah dapat disaksikan mulai Kamis (12/1/2023) dini hari.


Sumber foto: jakpost.net

"Sebenarnya komet ZTF ini sudah dapat disaksikan di Indonesia sejak tadi dini hari ini, 12 Januari 2023, pukul 02.30 waktu setempat sesuai zona waktu masing-masing," ujarnya, saat dihubungi Kompas.com, Kamis. Dini hari tadi, lanjut Andi, komet ini terlihat dari arah timur laut hingga ke utara sebelum Matahari terbit. Adapun pada 29 Januari 2023, komet akan terlihat dua kali, yakni saat tengah malam dan pada pukul 23.00 waktu setempat. Pada 30 Januari 2023, komet akan terlihat pada pukul 21.00 waktu setempat dari arah utara dekat konstelasi Draco. "Hingga 30 Januari, komet dapat disaksikan hingga pukul 05.30 waktu setempat di arah utara," kata dia.

Namun demikian, komet C/2022 E3 (ZTF) akan melintas di dekat Bumi dengan jarak 42.472.000 km, pada 2 Februari 2023 pukul 00.32 WIB, 01.32 Wita, dan 02.32 WIT. Saat melintas dekat Bumi itulah, menurut Andi, masyarakat di seluruh Indonesia dapat menyaksikan mulai 1 Februari pukul 18.30 WIB hingga 2 Februari pukul 02.30 waktu setempat. "Sesuai zona waktu masing-masing, dari arah utara dekat konstelasi Camelopardalis," kata Andi.

Lebih lanjut Andi menerangkan, komet ini dapat diamati hingga 13 Februari 2023, sejak pukul 18.30 sampai 01.00 waktu setempat. Pada tanggal tersebut, komet akan berkulminasi atau mencapai titik tertinggi pada pukul 19.00 waktu setempat di arah utara.


Sumber foto: ukdaily.news

Untuk dapat menyaksikan komet C/2022 E3 (ZTF) sekali seumur hidup, masyarakat tak perlu menggunakan alat bantu penglihatan dan hanya perlu mata telanjang. "Cukup mencari tempat yang bebas dari polusi cahaya, medan pandang bebas dari penghalang saat mengamati, dan tentunya kondisi cuaca di tempat cukup cerah," kata Andi.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengabadikan komet ini menggunakan kamera DSLR atau kamera CCD yang terpasang dengan teleskop. Adapun dikutip dari laman NASA, komet ZTF dapat dibedakan dari benda langit lain dari cahayanya. Komet ini memancarkan cahaya kehijauan dengan ekor debu lebar yang pendek, serta ekor ion redup yang panjang.