Share It
Berita Unik & Terkini

Tips Usaha Warung Sembako di Depan Rumah, Laris Manis!
September 29, 2022

Tips Usaha Warung Sembako di Depan Rumah, Laris Manis!

Peluang kerja yang semakin sempit membuat beberapa orang lebih memilih untuk berwirausaha salah satu usaha yang cukup menjanjikan ialah membuka warung sembako atau kelontong. Meski kini semakin banyak swalayan namun beberapa orang masih menganggap bahwa berbelanja di warung sembako dekat rumah justru lebih murah. Makanya kamu bisa memanfaatkan peluang membuka warung sembako ini untuk mencari keuntungan. Sekilas tampaknya butuh banyak modal tapi sebenarnya dengan bermodalkan uang cuma minimal 5 juta rupiah juga dinilai cukup untuk membuka warung sembako. Selain itu supaya makin irit lagi bisa memanfaatkan ruang kosong sekitar rumah untuk membangun usaha. Berikut beberapa hal yang perlu disiapkan dalam usaha toko kelontong atau warung sembako.

1. Mempertimbangkan letaknya
Pilihlah sisi rumah yang paling strategis dan sering dilalui orang. Ya kamu bisa membuatnya di teras, garasi, atau bahkan membangun ruang baru di halaman rumah. Tatalah barang yang dijual dengan baik dan rapi supaya ketika ada yang lewat mereka tertarik untuk mampir di warungmu. Warung sembako perlu dikemas dan di tata rapi agar menarik perhatian pembeli apalagi di sekitarnya banyak anak anak remaja/anak sekolahan sehingga setiap hari mereka pulang sekolah pastikan mampir dulu ke warung sembako ini.

2. Siapkan perlengkapan untuk mendukung kelengkapan warung
Idealnya hanya perlu menyiapkan peralatan seperti: etalase, meja, rak, dan kalkulator untuk membuka usaha warung sembako di depan rumah. Carilah peralatan tersebut di pasar yang harganya lebih murah atau bisa membelinya per paket.

3. Lakukan survei supplier
Carilah penyuplai barang yang harganya paling murah tapi kualitasnya bagus. Kamu nggak harus berpatok pada satu penyuplai saja lo! Fleksibel saja karena kadang beberapa supplier memasang harga mahal untuk produk tertentu saja. Jalin kerja sama yang baik dengan supplier kadang kalau sudah langganan mereka mau mengantarkan barangnya sampai ke warung.


Sumber foto: Moka Blog

4. Lalukan survei harga jual di pasaran
Untuk menentukan harga jual yang nggak terlalu mahal tapi tetap untung kamu bisa pura-pura datang dan membeli di warung lain. Kalau masih baru buka kamu bahkan bisa mematok harga yang nggak terlalu mahal dulu. Cara ini bisa dilakukan untuk membuat para pelanggan berdatangan beli di warungmu. Setelah beberapa saat kamu bisa mulai memakai harga tengah untuk menjual barangnya.

5. Usahakan untuk melengkapi isi warungmu
Karena baru buka kamu bisa mengisi warung secara berkala. Namun usahakan untuk menjual beberapa kebutuhan pokok yang memang sering dicari pembeli. Nah, kalau sekiranya warung sudah mulai ramai kamu bisa pelan-pelan melengkapi produk jualanmu. Kelengkapan barang akan membuat pembeli senang berbelanja di warungmu apalagi jika harganya murah dan kualitasnya bagus. Nah, berikut beberapa barang yang setidaknya harus ada di awal kamu buka warung.

- Makanan pokok seperti beras dan jagung
- Gula pasir
- Telur
- Minyak goreng
- Bumbu dapur seperti garam dan lada
- Gas elpiji
- Peralatan mandi dan mencuci
- Obat-obatan warung
- Teh dan kopi
- Rokok
- Air minum botol dan isi ulang
- Makanan ringan

6. Lakukanlah promosi di awal dengan membuat syukuran
Setelah semua langkah sudah kamu lakukan dan warungnya sudah siap buka kamu bisa mengundang beberapa kerabat dan tetangga untuk syukuran sekaligus meresmikan warung sembako. Nah, momen ini bisa dipakai untuk ajang promosi juga lo! Selain lewat selebaran kamu juga bisa mempromosikan warungmu ini lewat media sosial. Jangan lupa juga untuk membuat spanduk di depan toko agar pelanggan melihat keberadaan warungnya. Sesekali adakan potongan harga agar pembeli makin tertarik untuk datang terus. Tapi tetap hitung keuntungan juga ya!


Sumber foto: Warung Pintar

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.