Share It
Berita Unik & Terkini

5 Merek Fashion yang Berasal Dari Produk Bahan Daur Ulang
September 15, 2022

5 Merek Fashion yang Berasal Dari Produk Bahan Daur Ulang

Fashion style merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dengan gaya berpenampilan seseorang. Terkadang dapat menjadi suatu identitas tersendiri bagi seseorang. Sebab fashion style yang melekat pada dirinya akan membentuk suatu ciri khas tersendiri. Dalam dunia fashion sendiri terdapat beberapa jenis fashion style. Jenis fashion style tersebut dapat terlihat dari padu pada pakaian hingga aksesori yang digunakannya. Memilih fashion style yang tepat dapat menunjang penampilan seseorang. Oleh karena itu, penting untuk kamu mengetahui beragam jenis fashion style untuk meningkatkan penampilanmu. Mari kita bahas mengenai inovasi lainnya yang dilakukan dunia fashion demi menjaga alam yakni membuat produk menggunakan bahan daur ulang. Loh, memangnya bisa? Yuk langsung saja simak merek-merek fashion yang sudah berhasil mewujudkannya!

1. H&M memanfaatkan botol plastik untuk dijadikan bahan utama koleksi baju anak terbaru mereka
Kalau kamu pernah berkunjung ke pusat perbelanjaan, mungkin sudah nggak asing lagi dengan merek satu ini. Merek yang didirikan sejak tahun 1947 ini ternyata punya kerja sama dengan Danone-AQUA di bawah program Bottle2Fashion. Kolaborasi ini sudah terjalin sejak 2017 dan telah meluncurkan dua koleksi baju. Bertajuk Cleaning-Up for The Future, kolaborasi ini adalah bentuk komitmen kedua perusahaan untuk mengurangi masalah sampah plastik. Koleksi terbarunya yang diluncurkan 24 Desember 2021 lalu merupakan koleksi baju anak-anak bertema Star Wars untuk umur 11-15 tahun. Bahannya terbuat dari recycled polyester fiber dan botol plastik daur ulang. Kabarnya, sampai akhir 2021 H&M sudah berhasil mendaur ulang lebih dari 7,5 juta botol plastik.

2. Kalau biasanya terbuat dari kulit, koleksi tas Bottega Veneta tahun 2021 memakai kertas daur ulang
Seiring meningkatnya permintaan untuk dunia mode yang lebih ramah lingkungan, merek tas Italia Bottega Veneta mulai mengambil kontribusinya. Inovasi yang mereka hasilkan adalah koleksi tas yang dibuat menggunakan kertas karton bersertifikasi FSC dan 100% daur ulang. Sebelumnya, merek ini terkenal dengan model anyaman klasik pada tasnya. Namun kali ini, dengan bahan utama dari kertas, tas mereka akan memancarkan kesan kusut alami. Meskipun terbuat dari kertas, tas ini tetap tahan air karena dilengkapi dengan kain microfiber yang memberikan perlindungan ekstra.


Sumber foto: Cosmopolitan.com

3. Timberland mendesain produknya supaya nggak meninggalkan limbah sedikitpun di alam
Merek dari Amerika Serikat ini punya tujuan jangka panjang yakni agar produknya berdampak positif pada lingkungan dengan menciptakan produk dari bahan daur ulang dan pada akhirnya produk itu sendiri dapat didaur ulang kembali. Konsep sirkularitas produk ini harus sepenuhnya tercapai pada tahun 2030. Produk-produknya akan dibuat dari bahan daur ulang seperti botol plastik, kulit bekas, dan wol bekas. Selain itu, Timberland juga meluncurkan koleksi sepatu boots pertamanya yang dibuat menggunakan kulit regeneratif, hasil dari peternakan organik.

4. Kain yang akan dijahitkan menjadi pakaian merek Wolven dibuat dari botol-botol bebas BPA
Sebuah botol dikatakan bebas BPA berarti wadah plastik itu aman digunakan. BPA atau bisphenol-A adalah zat kimia sintetis yang sering dijumpai di wadah plastik. Zat ini rentan menyatu dengan makanan atau minuman di dalam wadah dan dapat menimbulkan masalah kesehatan. Dengan menggunakan botol semacam itu, Wolven mendesain kain yang nantinya akan dibuatkan berbagai jenis pakaian. Prosesnya berawal dari mengubah botol bebas BPA menjadi butiran kecil, dipintal menjadi benang, kemudian ditenun menjadi kain.

5. Nggak tanggung-tanggung, semua produk dari merek Ecoalf berasal dari bahan daur ulang
Inspirasi berkarya memang sering muncul dari keresahan pribadi. Itulah yang dirasakan oleh Javier Goyeneche saat ia menyadari kalau sumber daya alam dunia sudah dipakai berlebihan. Akhirnya tahun 2009, lahirlah Ecoalf sebagai hasil dari rasa frustrasi itu. Bahan-bahan yang digunakan merek asal Spanyol ini berasal dari poliester, nilon, katun, dan wol yang tentu saja semuanya hasil daur ulang. Benang nilon yang mereka pakai terbuat dari jaring ikan yang dibuang, karpet bekas, dan limbah nilon yang telah dipakai. Wah, totalitas banget ya!


Sumber foto: Style Zutra

Berbagai style fashion yang unik dan menarik bisa kamu temui dimana saja. Kamu bisa menemukan style terbaikmu dan tentunya dengan kualitas terbaik. Nah, itu tadi deretan merek fashion dunia yang sudah turut andil dalam menjaga keberlangsungan alam kita. Dengan memakai pakaian dari merek-merek yang peduli lingkungan, kamu juga bisa jadi salah satu penyelamat alam. Semoga bermanfaat.