Share It
Berita Unik & Terkini

Keindahan di Balik Pura Besakih Bali
July 6, 2022

Keindahan di Balik Pura Besakih Bali

Pura Besakih – Bukan Pulau Dewata namanya bila tidak mempunyai Pura yang indah dan mengesankan. Bali juga dijadikan sebagai salah satu objek wisata andalan yang dikunjungi oleh banyak wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara. Hampir di setiap sudut kamu akan menemukan pura yang benar-benar eksotis. Diantara beberapa objek yang tersedia disini ada satu kawasan yang tidak boleh kamu lewatkan bila berkunjung ke Pulau Dewata yaitu Pura Besakih. Kawasan ini menjadi yang paling penting diantara beberapa pura Pulau Bali. Merupakan Pura terbesar di Indonesia yang mengesankan untuk dinikmati. Banyak yang percaya bahwa Pura Besakih inilah awal mula dari penyebaran Agama Hindu. Luas dari wisata Pura Besakih kurang lebih 20 hektar dan memiliki 23 kompleks dan pusatnya berada di Pura Penataran Agung. Sayangnya tidak semua boleh dikunjungi oleh wisatawan. Hanya ada 3 yang tidak diperbolehkan dan hanya digunakan untuk sembahyang saja. Bagi perempuan yang sedang berhalangan juga tidak diperkenankan masuk area. Perlu diketahui pula bahwa kawasan ini merupakan peninggalan zaman megalitikum yang bisa kamu lihat melalui menhir, tahta batu, struktur teras pyramid, yang sangat cocok bila dijadikan sebagai salah satu spot foto.

Harga Tiket Masuk
Harga tiket masuk Pura Besakih hanya 30 ribu rupiah per orang. Selain itu kamu juga akan dikenakan biaya parkir sebesar 5 ribu rupiah bagi yang membawa kendaraan bermotor. Bagi yang membawa mobil akan dikenakan biaya sebesar 10 ribu rupiah. Tarif ini sudah termasuk biaya sewa kain poleng yang wajib dikenakan selama kamu berada di area wisata. Kain ini seperti sarung khas Bali yang biasa digunakan beberapa warga untuk melakukan peribadatan.

Alamat dan Rute Lokasi
Alamat Pura Besakih terletak di Besakih, Rendang, Kabupaten Karangasem Bali. Bila kamu berangkat dengan menggunakan bus menuju ke tempat ini kamu bisa turun di Terminal Mengwi Bali. Jaraknya dari terminal menuju ke objek wisata ini kurang lebih 60 km dengan estimasi waktu 1 jam 40 menit. Rute menuju Pura Besakih bila kamu memulainya dari Terminal Mengwi adalah ikuti jalan Raya Denpasar – Gilimanuk menuju ke Jalan Widuri atau Cempaka. Lanjutkan kembali perjalanan kamu menuju ke Jalan Arjuna, Tanah Astri, Raya Angantaka – Sibang Gede di Abiansemal. Kemudian arahkan kendaraan menuju ke jalan ke Dugung Besakih. Ikuti saja jalan ini hingga kamu akan tiba di titik lokasi.


Sumber foto: Wikipedia

Sekilas Mengenai Pura Besakih
Tidak heran bila Unesco memberikan objek wisata ini sebagai situs warisan dunia karena keindahan dan kemegahannya yang masih terawat sampai saat ini. Kebersihannya pun sangat terjaga dengan baik sehingga disarankan bagi kamu yang berkunjung ke tempat ini untuk selalu menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya agar objek wisata ini selalu terlihat bersih. Nama Pura Besakih ini diambli dari kata Basuki atau yang diambil dari kata Wasuki dalam bahasa Sansekerta Wasuki berarti keselamatan. Nama Basuki ini sendiri diambil dari peristiwa Rsi Makendya yang menanam kendi dimana isinya beberapa logam seperti: emas, perak, tembaga, besi dan air suci. Masyarakat Bali menyabutnya dengan nama Pancadatu. Tidak hanya logam saja tetapi ada juga permata yang bernama Mirahadi yang artinya adalah mirah utama. Tempat kendi ini ditanam disebut sebagai Basuki karena para pengikut Rsi Markendya yang selamat sewaktu melakukan pembebasan hutan sebagai tempat penanaman kendi. Memang tidak ada buku yang mengatakan sejak kapan pura ini di bangun tetapi masyarakat sekitar menyakini bahwa sejak tahun 1284 pura ini sudah menjadi tempat pemujaan dan peribadatan.

Perayaan Odalan
Lokasi wisata Pura Besakih terkenal dengan berbagai macam festival baik kebudayaan dan juga keaagamaan salah satu yang paling terkenal adalah Odalan. Dimana upacara ini dilakukan setiap 210 hari menurut pakuwon bali atau tujuh bulan sekali menurut kalender nasional. Biasanya dilakukan dalam kurun waktu tiga hari hingga satu minnggu. Odalan sendiri merupakan sebuah penghormatan kepada dewa yang berada di dalam pura. Dengan memberikan persembahan dengan cara kidung, tari dan gamelan. Persembahan yang digunakan adalah buah-buahan kue beras, serta bunga yang dikenakan oleh perempuan beserta air suci. Selanjutnya pada malam harinya dilanjutkan pertunjukan tabuh dan tari dari kelompok lokal.

Penginapan Sekitar
Menikmati Pura Besakih dengan segala keindahannya memang sangat mengesankan tetapi jangan lupa untuk mencari penginapan. Di sekitar pura sudah banyak berdiri penginapan yang mempunyai fasilitas tidak mengecewakan. Berikut beberapa rekomendasinya untuk kamu:

1. Kubu Alas Tunggal Villa
Jarak menuju ke Pura Besakih kurang lebih 16,3 km atau kurang lebih 36 menit. Fasilitas yang tersedia adalah Ac, restaurant yang menyajikan berbagai macam hidangan khas Bali dan mancanegara, area parkir yang cukup luas serta wifi yang super kencang. Namun penginapan ini tidal menyediakan sarapan. Harga per malam per kamarnya mulai dari 275 ribu rupiah. Penginapan ini terletak di Jalan Raya Sidemen- selat duda, Duda, Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali.

2. Alamdhari Resort and Spa
Penginapan ini memiliki beberapa fasilitas yang cukup menarik yaitu kolam renang, restaurant yang menyajikan berbagai menu makanan khas Nusantara dan mancanegara dengan suasana yang benar-benar Bali. Terkadang kita pun akan mendengar musik Bali yang sejuk di hati. Harga per malamnya mulai dari 700 ribuan. Pelayananya sangat ramah dengan kondisi keseluruhan kamar yang sangat bersih nikmat sekali memang berada di tempat ini rasanya seperti enggan untuk pulang. Jarak menuju ke Pura Besakih kurang lebih 17 km dengan jarak tempuh 40 menit dalam kondisi normal.


Sumber foto: Wikipedia