Share It
Berita Unik & Terkini

Pilih Mana: Bata Merah, Batako, atau Bata Hebel?
October 18, 2021

Pilih Mana: Bata Merah, Batako, atau Bata Hebel?

Setiap material memiliki karakteristik masing-masing. Perbedaan antara bata merah, batako, dan bata hebel tentunya memengaruhi proses pelaksanaan pekerjaan di lapangan dan juga akan berdampak pada biaya yang harus dikeluarkan. Berikut beberapa fakta menarik tentang bata merah, batako, dan bata hebel yang perlu untuk diketahui sebelum kita memutuskan untuk membeli dan menggunakannya.

Bata merah
Penggunaan bata merah biasanya sebagai bahan pengisi dinding bangunan. Bata merah sering menjadi pilihan utama dalam membangun karena mudah didapatkan dan selama ini terbukti daya tahan dan kekuatannya. Bata merah dibuat dari bahan tanah liat yang dicetak kemudian dibakar. Hal inilah yang membuat bata merah tahan terhadap panas.

Untuk setiap satu meter persegi dibutuhkan setidaknya 70 buah bata merah. Dengan asumsi harga bata merah yaitu Rp 900 per buah maka kita setidaknya membutuhkan 70 buah bata merah untuk bidang seluas satu meter persegi. Biaya yang dikeluarkan pun kurang lebih Rp 63.000 per meter persegi.

Dalam memakai bata merah kita juga akan membutuhkan semen. Untuk bidang seluas satu meter persegi dibutuhkan sekitar 6,5 kilo semen. Selanjutnya, bata merah tersebut harus ditutupi dengan plester dan aci. Tarif melakukan plester dan aci di kalangan tukang atau kontraktor bangunan sekitar Rp 80.000 per meter persegi untuk ketebalan 15 milimeter untuk satu sisi dinding.

Batako
Batako terbuat dari bahan campuran semen dan pasir kasar yang dicetak secara padat. Bahan batako juga bisa dibuat dari campuran batu tras dengan kapur. Batako umumnya memiliki ciri khas yakni terdapat lubang pada bagian tenvah cetakannya. Hal inilah yang membuat batako lebih ringan beratnya dari bata merah dengan ukuran volume yang sama. Apabila memilih memakai batako maka kita harus memplesternya terlebih dahulu untuk meratakan permukaan dinding sebelum diaci.

Sumber foto: grosirmesin.com

Untuk setiap bidang satu meter persegi, dibutuhkan setidaknya 12 buah batako. Dengan asumsi harga bata merah yaitu Rp 2.500 per buah maka kita mengeluarkan biaya kurang lebih Rp 30.000 untuk dinding batako satu meter persegi sebelum diplester aci. Hanya saja, apabila kita memilih batako maka akan dibutuhkan semen lebih banyak dibanding bata merah maupun bata hebel. Otomatis nantinya biaya semen akan bertambah. Selain itu, dinding batako harus diplester dan diaci agar permukaan menjadi halus sehingga akhirnya justru menjadi kurang efisien.

Bata ringan
Dalam beberapa tahun terakhir, bata ringan lebih populer dan dikenal sebagai bata hebel. Bata jenis ini dibuat agar dapat meringankan beban struktur dan mempercepat proses pengerjaan pembangunan. Komposisi bahan bakunya terdiri dari pasir kwarsa, kapur, semen, air, sedikit gypsum, dan alumunium pasta.Keuntungan memakai bata hebel salasatunya mempersingkat waktu pengerjaan. Untuk setiap bidang satu meter persegi hanya diperlukan 9 buah batu hebel. Apabila harganya Rp 8.400 per buah maka biaya yang dikeluarkan Rp 75.600.

Sumber foto: shopee.co.id

Keunggulan bata jenis hebel yaitu bisa langsung diaci . Harga untuk acian dengan bata jenis hebel sekitar Rp 30.000 per meter persegi untuk per sisi dinding sehingga biayanya Rp 135.600 per meter persegi. Beberapa tahun terakhir, banyak proyek pembangunan terutama rumah yang lebih banyak memakai bata jenis hebel karena dapat menghemat waktu pengerjaan meskipun dari segi kualitas sebenarnya lebih baik memakai bata merah.

AI