Share It
Berita Unik & Terkini

Begini Akibat Terlalu Sering Urusi Hidup Orang Lain
October 13, 2021

Begini Akibat Terlalu Sering Urusi Hidup Orang Lain

Sifat manusia pada dasarnya penuh keingintahuan akan sesuatu, termasuk ingin mengetahui juga tentang kehidupan orang lain. Apalagi medsos semakin hari semakin bertengger di gadget kita dan menjadi santapan berita setiap saat akan informasi kehidupan siapa saja. Tak hanya artis, pun teman sendiri, atau bahkan lawan saingan yang sering dijadikan tolak ukur dalam menjalankan gaya hidup.

Nah, hal ini akan menjadi kebiasaan yang kurang baik deh jadinya. Seakan tiap hari ada saja yang ingin diketahui menjadi diri ini kepo dan ingin saja mengetahui urusan orang lain. Please stop, percayalah ini akan menjadi candu jika kalian sendiri gak mengubah kebiasaan kurang terpuji tersebut. Perlu kalian ketahui juga begini nih akibatnya jika sering urusi kehidupan orang lain, coba simak bersama!

Terlalu banyak urusi hidup orang lain, hidup sendiri lupa deh
Akibatnya begini nih jika terlalu sering urusi kehidupan orang lain, maka hidupnya sendiri akan dilupakan. Sementara urusan diri sendiri masih banyak jadi terabaikan begitu saja. Lupa akan pencapaian diri, lupa juga harus berbuat apa demi kebaikan di sekitarnya, serta bisa jadi lupa akan keluarganya. Hidup orang lain menjadi tolok ukur ya boleh saja, tetapi jangan lantas menjadikan sebuah hal yang lantas dikepoin setiap saat akhirnya malah menjadi penyakit hati yang amat akut.

Sumber foto: Pexels.com

Hidup dihantui perasaan iri hati
Satu lagi, jika terlalu mencampuri hidup orang lain juga akan sering dihantui perasaan iri hati. Tak senang melihat orang lain bahagia dan ingin sekali merasakan seperti kehidupan mereka dengan jalan yang tidak baik. Percayalah, hidup ini apakah akan tenang? Tentu saja tidak, malah akan membuat hati semakin gundah dan penyakit hati semakin menggunung.

Kurang bahagia dan tidak puas
Selanjutnya, jika sering urusi hidup orang lain ini juga menandakan hidup kalian kurang bahagia. Tak mensyukuri apa pun yang sudah diberikan oleh Tuhan serta menjalankan kehidupan dengan penuh sumringah dan ikhlas. Kebahagiaan diri sendiri patut kita pikirkan agar hidup tetap bermakna.

Sumber foto: Pexels.com

Punya sifat julid
Tentu saja sifat julid akan terus ada selama kita selalu ingin mencari tahu kehidupan orang lain. Sampai dikupas tuntas kehidupannya dari yang bagus sampai aibnya. Coba, apakah hal ini merupakan sikap yang terpuji? Tentu tidak dan lekas hilangkan segera karena akan membahayakan diri kita sendiri. Hati menjadi panas dan tidak tenang akan menjadi lahan emosi terus meninggi.

Menebalkan penyakit hati
Penyakit hati akan menebal jika terus saja berkutat dengan urusan orang lain. Hati menjadi gundah dan rasa persaingan yang tak sehat akan selalu muncul. Duh, bagaimana jadinya jika perasaan ini terus menerus ada dalam diri? Pasti akan menumbuhkan penyiksaan dalam diri jika kita tidak bisa bersanding dengan persamaan taraf kehidupan orang yang kita kepoi. Please, sadarlah ya hidup masih banyak tujuan yang harus kita capai.

Mulai sekarang, please fokus dengan kondisi diri sendiri. Atur kehidupan kita sendiri dengan sebuah tujuan serta proses yang kita syukuri lebih lanjut. Tak hanya akan bahagia, tapi hidup juga akan lebih bermakna. Oleh karena kebahagiaan yang menciptakan itu diri kita sendiri bukan karena tindakan orang lain.

RF