Share It
Berita Unik & Terkini

Fakta Menarik Beijing, Ibukota Republik Rakyat Cina
October 5, 2021

Fakta Menarik Beijing, Ibukota Republik Rakyat Cina

Salasatu kota tertua dunia
Beijing adalah salasatu kota tertua di dunia. Beijing saat ini berusia sekitar 3000 tahun atau sama dengan kota London (Inggris). Beijing enam kali lebih tua dari kota New York (Amerika Serikat) dan sepuluh kali lebih tua dari kota Sydney (Australia).

Bukan kota terbesar di China
Meskipun saat ini Beijing menyandang status ibukota negara RRC (Republik Rakyat Cina), tetapi ternyata bukanlah kota terbesar di Cina. Beijing ternyata hanya merupakan kota terbesar kedua bukan yang pertama. Status kota terbesar di Cina dipegang oleh kota Shanghai yang juga dikenal sebagai pusat perdagangan dan perekonomian Cina. Shanghai bahkan dianggap sebagai kota terbesar dengan jumlah populasi terbanyak di dunia yang mencapai lebih dari 22 juta jiwa penduduk.

Sering berganti nama
Beijing mungkin tercatat sebagai salasatu kota di dunia yang paling sering berganti nama sejak kali pertama didirikan. Setidaknya hingga saat ini Beijing sudah berganti nama sebanyak lima belas kali sepanjang sejarahnya. Sebelum bernama Beijing, kota ini antara lain pernah bernama Jicheng, Yanjing, Zhongdu, Dadu, dan Beiping. Nama Beijing sendiri sudah digunakan sejak tahun 1403.

Sumber foto: orangesmile.com

Nama paling populer di Beijing
Berdasarkan penelitian survei, nama yang paling populer dan paling banyak dipakai di Beijing yaitu Wang. Sekitar 11 persen penduduk Beijing memakai nama Wang pada nama belakangnya. Jadi, jangan heran apalagi bingung jika kita berkunjung dan berkenalan dengan orang di Beijing jika nama mereka sama semua yakni Wang!

Tuan rumah Olimpiade
Ambisi Cina untuk menjadi negara kuat di dunia tidak hanya ditunjukkan di sektor ekonomi maupun militer tapi juga termasuk olahraga. Beijing tercatat dalam sejarah sebagai kota pertama di dunia yang menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas dan Olimpiade musim dingin. Pada tahun 2008, Beijing menggelar Olimpiade musim panas dan memukau dunia dengan fasilitas stadion Olympic yang dijuluki bird nest atau sarang burung karena bentuknya yang unik. Beijing rencananya akan menggelar Olimpiade musim dingin pada tahun 2022.

Terancam tenggelam
Tidak hanya Jakarta yang diprediksi dan terancam tenggelam akibat penurunan permukaan tanah. Hal serupa ternyata juga dialami oleh Beijing. Ibukota negara komunis Asia tersebut mengalami penurunan permukaan tanah sebanyak 4 inci setiap tahunnya. Sama halnya dengan Jakarta, penurunan tersebut diakibatkan eksploitasi air tanah yang berlebihan untuk air minum dan jumlah populasi penduduk kota yang berlebihan. Penurunan permukaan tanah di Beijing ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Sumber foto: dnaindia.com

Situs warisan UNESCO
Beijing dikenal sebagai salasatu kota di dunia yang memiliki situs warisan budaya terbanyak yang diakui oleh UNESCO. Tercatat terdapat tujuh situs warisan budaya UNESCO yang terdapat di Beijing. Di antaranya, yaitu Kota Terlarang, Istana Musim Panas, Tembok Besar, Kuil Surga, Situs Manusia Peking, Makam Ming, dan Kanal Agung. Ketujuh warisan UNESCO tersebut selalu menjadi destinasi wisatawan, baik lokal maupun internasional yang berkunjung ke Beijing.

Kualitas udara yang buruk
Beijing merupakan salasatu kota dengan tingkat polusi dan kualitas udara terburuk di dunia. Hal ini disebabkan banyaknya kendaraan bermotor serta pembangkit listrik dan pabrik batu bara di sekitar Beijing. Menghirup udara Beijing selama rata-rata sekitar enam hari ternyata sebanding dengan menghirup satu batang rokok.

Kota asal hidangan legendaris Cina
Bebek panggang Peking merupakan salasatu kuliner masyarakat Cina yang mendunia dan terkenal karena kelezatannya. Sebelum mendunia, bebek panggang Peking ternyata bermula dari Beijing tepatnya Kota Terlarang yang merupakan komplek kediaman Istana Kaisar Cina. Sejak enam ratus tahun yang lalu hidangan bebek panggang merupakan makanan khusus keluarga kerajaan dan tidak semua orang Cina mengetahuinya.

Pada masa itu hanya koki terbaik dari seluruh daratan Cina yang diizinkan memasuki dapur Istana dan memasak untuk Kaisar. Pada saat Dinasti Qing jatuh pada tahun 2011, seluruh pegawai Istana diperintahkan oleh pasukan nasionalis untuk meninggalkan Kota Terlarang termasuk para koki Istana. Para koki tersebut akhirnya membuka rumah makan di sekitar Beijing dan memperkenalkan hidangan kerajaan kepada masyarakat umum setelah selama ratusan tahun hanya dinikmati oleh Kaisar dan anggota keluarganya.

AI